Pertemuan 1
18 Februari 2010
Konsep Dasar Manajemen Keuangan dan Konsep Dasar Akuntansi
1. Konsep Dasar Manajemen Keuangan
Bentuk badan usaha dibedakan menjadi 3 macam yaitu :
· Jasa
· Perdagangan
· Manufaktur/pabrik
a. Perusahaan Jasa
Perusahaan jasa adalah perusahaan yang kegiatannya menyediakan berbagai pelayanan seperti kemudahan, keamanan, atau kenikmatan kepada anggota masyarakat yang memerlukannya.
Karakteristik Perusahaan Jasa :
· Kegiatan usahanya selalu membantu orang lain
· Pembelian barang oleh perusahaan jasa, tidak untuk dijual tetapi untuk memberikan pelayanan kepada pemakai jasa
· Pendapatannya diperoleh dari penjualan jasa
· Laba Usaha diperoleh dari pendapatan jasa dikurangi dengan biaya – biaya.
b. Perusahaan Dagang
Perusahaan dagang adalah perusahaan yang kegiatannya melakukan pembelian barang dagang untuk dijual kembali tanpa mengubah bentuknya. Yang dapat digolongkan sebagai perusahaan dagang antara lain : distributor, agen, pengecer, toko swalayan, dll.
Karakteristik Perusahaan Dagang :
· Kegiatan usaha melakukan pembelian barang untuk dijual kembali
· Pendapatan pokoknya diperoleh dari penjualan barang dagang
· Harga pokok barang yang dijual dihitung dari nilai persediaan awal ditambah pembelian bersih, dikurang persediaan akhir.
· Laba kotor diperoleh dari penjualan bersih dikurang harga pokok barang yang dijual.
c. Perusahaan Manufaktur
Perusahaan manufaktur adalah Perusahaan yang mengolah bahan mentah menjadi barang jadi, missal : pabrik mobil, pabrik makanan, pabrik alat elektronik, dll.
Karakteristik Perusahaan Manufaktur
· kegiatannya bersifat lebih komplek disbanding perusahaan dagang maupun perusahaan jasa
· sangat erat terkait dengan rekayasa atau teknik
· Produksinya menggunakan bahan baku yang berupa bahan mentah
Contoh perusahaan yang mengembangkan 3 jenis usaha (jasa, perdagangan, manufaktur) adalah mobil Astra ( membuat mobil, mempunyai showroom, dan memberikan jasa berupa bengkel ).
Sedangkan badan hukum dibedakan menjadi 7 yaitu :
1. Badan hukum perseorangan
2. Firm : badan hukum yang terdiri dari beberapa pemilik dimana salah satu atau sebagian pemiliknya menjadi pengelola ( managing partner) dan sebagaian yang lain menjadi partner. Contoh : kantor notaries (law firm)
3. CV/persero comanditer
4. Perseroan Terbatas/Ltd : badan hukum yang modalnya terbagi dalam bentuk saham-saham, dan tanggung jawab pemegang saham sebatas jumlah nilai saham yang dimiliki. PT dibedakan menjadi 2 yaitu PT tertutup dan PT terbuka :
· PT tertutup : PT yang saham-sahamnya hanya dimiliki oleh sekelompok orang saja
· PT terbuka : PT yang saham-sahamnya telah dijual dibursa saham kepada masyarakat, contoh Bursa Efek Jakarta (BEJ)
5. Koperasi : sama seperti PT (perseroan terbatas), ada saham. Koperasi terdapat wajib bayar yang terdiri dari simpanan wajib, simpanan pokok dan simpanan sukarela.
6. BHMN (badan hukum milik Negara) : status yang diberikan kepada universitas negeri dari pemerintah untuk memperoleh dana yang lebih banyak dari masyarakat, tapi dari pemerintah sedikit. Contoh universitas negeri yang sudah menjadi BHMN adalah UPI, UI, IPB, ITB, Universitas Hassanuddin, Universitas Airlangga, Universitas Gajahmada.
7. BHP (badan hukum pendidikan) : status yang diberikan kepada lembaga jasa pendidikan untuk membayar pajak dan memenuhi peraturan perundang-undangan.
Dalam manajemen keuangan menganut prinsip Business Entity Concept (Konsep Satuan Usaha) yaitu prinsip yang menegaskan bahwa pengelolaan keuangan perusahaan harus dipisah dengan keuangan pribadi.
Sumber-sumber pembiayaan dalam manajemen keuangan ;
· Modal pemilik
· Kredit/pinjaman
· Keuntungan investasi
· Lain-lain
Dan jika manajemen keuangan dikaitkan dalam dunia pendidikan maka sumber-sumber pembiayaan sekolah adalah :
· Peserta didik/orang tua
· Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Biaya Operasional Pendidikan (BOP), Bantuan Operasional Manajemen Mutu (BOMM)
· Sumbangan/Hibah/Grant
Dalam mengelola keuangan harus memperhatikan :
Operasional : agar kegiatan usaha berjalan
Investasi
Skala Prioritas
2. Konsep Dasar Akuntansi
Akuntansi adalah proses pencatatan, pengklasifikasian, peringkasan, pelaporan, interpretasi, serta transaksi keuangan.
o Tahap pencatatan dalam bentuk jurnal (jurnal umum dan cash)
o Tahap pengklasifikasian dalam bentuk ledger (buku besar)
o Tahap peringkasan dalam bentuk neraca saldo. Peringkasan adalah saldo dari masing-masing prakiraan terbesar yang akan digunakan sebagai data dasar untuk membuat neraca lajur dalam rabgka penyusunan laporan keuangan.
Terdapat konsep saldo normal yang terdiri dari :
© Aktiva : debit
© Liabilitas : kredit
© Capital : kredit
© Cost dan Expanses : debit
© Income : kredit
© Depresiasi dan Amartisasi : kredit
· Tahap pelaporan dalam bentuk FS (laporan keuangan) berupa IS (laporan rugi laba), RES (laporan laba ditahan), BS.
▓ Tahap peringkasan dan pelaporan disajikan dalam bentuk worksheet
· Tahap interpretasi dalam bentuk laporan keuangan yang mencakup liquiditas, sulvabilitas, rentabilitas, dan profitabilitas.
· Tahap transaksi keuangan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
komen komen yoooo......^,*